Dokter spesialis

Posted: Maret 18, 2012 in Uncategorized
Tag:

Dokter spesialis adalah dokter yang
mengkhususkan diri dalam suatu
bidang ilmu kedokteran tertentu.
Seorang dokter harus menjalani
pendidikan profesi dokter pasca
sarjana(spesialisi) untuk dapat
menjadi dokter spesialis. Pendidikan
dokter spesialis merupakan program
pendidikan profesi lanjutan dari
program pendidikan dokter setelah
dokter menyelesaikan wajib kerja
sarjananya dan atau langsung setelah
menyelesaikan pendidikan dokter
umum.
Pendidikan Dokter Spesialis di
Indonesia
Pendidikan dokter spesialis di
Indonesia dinamakan Program
Pendidikan Dokter Spesialis atau PPDS
yaitu program pendidikan untuk
melatih seorang dokter umum untuk
menjadi dokter spesialis tertentu.
Lama pendidikan ini bervariasi rata-
rata 8 semester. Program ini baru
dilakukan oleh beberapa fakultas
kedokteran di universitas negeri yang
bekerja sama dengan rumah sakit
pendidikan. Dokter umum yang
melanjutkan pendidikan sebagai
dokter spesialis disebut residen.
Di bawah ini adalah gelar-gelar dokter
spesialis dan lama pendidikannya di
Indonesia:
Sp.A – Spesialis Anak (8 Semester)
Sp.An – Spesialis Anestesiologi dan
Reanimasi (7 Semester)
Sp.And – Spesialis Andrologi (6
Semester)
Sp.B – Spesialis Bedah (10
Semester)
Sp.BA – Spesialis Bedah Anak (10
Semester)
Sp.BM – Spesialis Bedah Mulut dan
Maksilofasial (dokter gigi)
Sp.BTKV – Spesialis Bedah Toraks
Kardiovaskuler (10 Semester)
Sp.BP – Spesialis Bedah Plastik (10
Semester)
Sp.BS – Spesialis Bedah Saraf (11
Semester)
Sp.EM – Spesialis Kedaruratan
Medik (8 Semester)
Sp.F – Spesialis Kedokteran Forensik
(6 Semester)
Sp.FK – Spesialis Farmakologi Klinik
(6 Semeter)
Sp.JP – Spesialis Jantung dan
Pembuluh Darah (10 Semester)
Sp.KFR – Spesialis Kedokteran Fisik
dan Rehabilitasi
Sp.KG – Spesialis Konservasi Gigi
(dokter gigi)
Sp.KGA – Spesialis Kedokteran Gigi
Anak (dokter gigi)
Sp.KJ – Spesialis Kedokteran Jiwa
atau Psikiatri (8 Semester)
Sp.KK – Spesialis Penyakit Kulit dan
Kelamin (7 Semester)
Sp.KN – Spesialis Kedokteran Nuklir
(7 Semeter)
Sp.KO – Spesialis Kedokteran
Olahraga (7 Semester)
Sp.M – Spesialis Mata (7 Semeter)
Sp.MK – Spesialis Mikrobiologi Klinik
(6 Semester)
Sp.OG – Spesialis Obstetri &
Ginekologi (kebidanan dan
kandungan) (9 Semester)
Sp.Ok – Spesialis Kedokteran
Okupasi (kerja) (6 Semester)
Sp.Onk.Rad – Spesialis Onkologi
Radiasi (7 Semester)
Sp.Ort – Spesialis Ortodonsia
(perawatan maloklusi) (dokter gigi)
Sp.OT – Spesialis Bedah Orthopaedi
dan Traumatologi (9 Semester)
Sp.P – Spesialis Paru (Pulmonologi)
(7 Semester)
Sp.Perio – Spesialis Periodonsia
(jaringan gusi dan penyangga gigi)
(dokter gigi)
Sp.PA – Spesialis Patologi Anatomi
(6 Semester)
Sp.PD – Spesialis Penyakit Dalam (9
Semester)
Sp.PK – Spesialis Patologi Klinik (8
Semester)
Sp.PM – Spesialis Penyakit Mulut
(dokter gigi)
Sp.Pros – Spesialis Prostodonsia
(restorasi rongga mulut) (dokter
gigi)
Sp.Rad – Spesialis Radiologi (7
Semester)
Sp.RM – Spesialis Rehabilitasi Medik
(8 Semester)
Sp.RKG – Spesialis Radiologi
Kedokteran Gigi (dokter gigi)
Sp.S – Spesialis Saraf (8 Semeter)
Sp.THT-KL – Spesialis Telinga
Hidung Tenggorok-Bedah Kepala
Leher (8 Semeter)
Sp.U – Spesialis Urologi (10
Semester)
Sp.Ger – Spesialis Geriatri (sedang
dikaji)
Sub-spesialis / konsultan
Sebagian dokter spesialis melanjutkan
pendidikan ke jenjang yang lebih
tinggi yaitu subspesialis (Sp2), atau
lebih dikenal sebagai konsultan.
Pendidikan Sp2 ini dijalani selama 4
sampai 6 smester. Beberapa gelar
yang ditambahkan:
(K) diakhir gelar spesialisasi berarti
Konsultan/Spesialis 2/Sub Spesialis,
misalnya Sp.A (K) – artinya Spesialis
Anak Konsultan
KFER – “Konsultan Fertilitas
Endokrinologi
Reproduksi” (biasanya dimiliki oleh
spesialis kebidanan)
KFM – “Konsultan Feto
Maternal” (dimiliki oleh spesialis
kebidanan-kandungan)
Gelar yang bisa ditambahkan pada
spesialis jantung dan spesialis
bedah:
FACC – “Fellow of the American
College of Cardiologists”
FACP – “Fellow of the American
College of Physicians”
FACS – “Fellow of the American
College of Surgeons”,
menandakan anggota dari
“American College of Surgeons”
FESC – “Fellow of the European
Society of Cardiology”
FICS – “Fellow Of the
International College Of
Surgeon”
FIHA – “Fellows Indonesian
Heart Association”
Tambahan gelar lainnya:
DPM – “Doctor of Pediatric
Medicine”
FAAEM – “Fellow of the American
Academy of Emergency
Medicine”
FAAFP – “Fellow of the American
Academy of Family Physicians”
spesialis di bidang “dokter
keluarga”
FACE – “Fellow of the American
College of Endocrinology”
FACEP – “Fellow of the American
College of Emergency
Physicians”
FACFAS – “Fellow of the
American College of Foot and
Ankle Surgeons”
FACOG – “Fellow of the
American College of Obstetrics
and Gynecologists”
FCCP – “Fellow of the American
College of Chest Physicians”
Dalam ilmu penyakit dalam,
terdapat 12 sub-spesialis,
diantaranya:
Alergi-Immunologi Klinik
(Sp.PD-KAI)
Gastroenterologi-Hepatologi
(Sp.PD-KGEH)
Geriatri (Sp.PD-KGer)
Ginjal-Hipertensi (Sp.PD-KGH)
Hematologi – Onkologi Medik
(Sp.PD-KHOM)
Hepatologi (Sp.PD-KH)
Kardiovaskular (Sp.PD-KKV)
Endokrin-Metabolik-Diabetes
(Sp.PD-KEMD)
Psikosomatik (Sp.PD-KPsi)
Pulmonologi (Sp.PD-KP)
Reumatologi (Sp.PD-KR)
Penyakit Tropik-Infeksi (Sp.PD-
KPTI)
Terdapat 14 sub-spesialis ilmu
kesehatan anak, antara lain:
Alergi Imunologi
Endokrinologi
Gastro-Hepatologi
Hematologi Onkologi
Infeksi & Pediatri Tropis
Kardiologi
Nefrologi
Neurologi
Nutrisi & Penyakit Metabolik
Pediatri Gawat Darurat
Pencitraan
Perinatologi
Respirologi
Tumbuh Kembang Ped. Sosial
Terdapat 9 sub-spesialis THT-KL,
antara lain:
Otologi
Neurotologi
Rinologi
Laringo-Faringologi
Onkologi Kepala Leher
Plastik Rekonstruksi
Bronkoesofagologi
Alergi Imunologi
THT Komunitas
Sub-spesialis dalam bidang
anestesiologi dan reanimasi,
diantaranya:
Perawatan Intensif/ICU (Sp.An-
KIC)
Anestesi Bedah Jantung, torax
dan kardiovaskuler
Klinik nyeri
Regional analgesi
Anestesi bedah saraf
Anestesi pediatrik
Anestesi bedah umum
Sub-spesialis dalam bidang kulit
dan kelamin, antara lain:
Infeksi Menular Seksual, Herpes,
Dermatosis, Bedah Kulit.
Sub-spesialis dalam ilmu bedah,
antara lain:
Bedah Digestif (SpB.KBD)
Bedah Onkologi (SpB(K)Onk)
Bedah Plastik
Bedah Anak
Bedah Vaskuler
Bedah Toraks dan
Kardiovaskuler
Bedah Urologi
Bedah Saraf
Bedah Ortopedi dan
Traumatologi
Bedah Umum
Sub-spesialis dalam Pulmonologi
dan Ilmu Kedokteran Respirasi
(Paru) , antara lain:
Infeksi
Onkologi Toraks
Asma dan PPOK
Pulmonologi Intervensi dan
Gawat Darurat Napas
Faal Paru Klinik
Paru Kerja dan Lingkungan
Imunologik klinik
Gelar Magister
M.Kes – Magister Kesehatan
M.Ked – Magister Kedokteran
M.Pd.Ked – Magister Pendidikan
Kedokteran
M.Kesja – Magister Kesehatan Kerja
MMR – Magister Manajemen
Rumahsakit
MARS – Magister Administrasi
Rumah Sakit
MKK – Magister Kedokteran Kerja
MKK – Magister Kedokteran Klinik
M.Biomed – Master Ilmu Biomedik
(Kedokteran Dasar)
Perguruan tinggi yang menyediakan
pendidikan spesialis
Di Indonesia , hingga sekarang
terdapat sedikitnya 14 perguruan
tinggi yang menyediakan program
pendidikan dokter spesialis, yakni:
Universitas Sumatera Utara , Medan
Universitas Andalas, Padang
Universitas Sriwijaya , Palembang
Universitas Indonesia, Jakarta
Universitas Padjajaran , Bandung
Universitas Diponegoro, Semarang
Universitas Negeri Sebelas Maret,
Surakarta
Universitas Gadjah Mada,
Yogyakarta
Universitas Airlangga, Surabaya
Universitas Brawijaya, Malang
Universitas Udayana , Denpasar
Universitas Sam Ratulangi, Manado
Universitas Hasanuddin , Makassar
Universitas Riau, Pekanbaru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s